Cosu Adalah: Pengertian, Asal-Usul, dan Perbedaannya dengan Cosplay

Cosu Adalah: Pengertian, Asal-Usul, dan Perbedaannya dengan Cosplay

cosplay." Di sebelah kiri, seorang wanita mengenakan pakaian kasual dengan gaya anime tanpa aksesori tambahan, mewakili "cosu." Di sebelah kanan, karakter lain mengenakan kostum lengkap dengan wig, properti, dan ekspresi yang sesuai dengan karakter aslinya, melambangkan "cosplay." Latar belakang menggambarkan suasana konvensi anime yang meriah, dengan stan warna-warni dan spanduk yang menarik.

Wibuw.com - Kalau kamu sering berkecimpung di dunia anime atau mengikuti komunitas penggemar budaya Jepang, mungkin pernah mendengar istilah "cosu." Awalnya, aku juga bingung—bukankah itu hanya cara lain untuk menyebut cosplay? Tapi ternyata, setelah mencari tahu lebih dalam dan ngobrol dengan teman-teman cosplayer, aku sadar ada perbedaan penting antara "cosu" dan "cosplay."

Dalam artikel ini, aku akan membahas pengertian "cosu," asal-usulnya, serta bagaimana konsep ini berbeda dari cosplay yang lebih umum kita kenal. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Pengertian Cosu: Apa Itu Sebenarnya?

"Cosu" adalah kependekan dari "costume," yang berasal dari bahasa Inggris tetapi diadaptasi ke dalam bahasa Jepang. Berbeda dengan "cosplay" yang menekankan pada seni berperan sebagai karakter tertentu, "cosu" lebih merujuk pada pakaian itu sendiri. Singkatnya, kalau kamu hanya memakai kostum karakter favoritmu tanpa berusaha menirukan ekspresi atau kepribadiannya, itu disebut "cosu."

Aku pernah mengalami hal ini secara langsung. Dulu, saat pertama kali mencoba mengenakan kostum karakter favoritku, aku hanya fokus pada pakaiannya saja tanpa memperhatikan bagaimana karakter tersebut berbicara atau bertindak. Ternyata, banyak teman mengatakan bahwa yang kulakukan lebih tepat disebut "cosu" daripada "cosplay." Aku baru paham bahwa cosplay melibatkan akting dan penghayatan karakter, sedangkan cosu hanya sebatas memakai kostum tanpa unsur peran.

Asal-Usul Cosu dan Bagaimana Istilah Ini Berkembang

Istilah "cosu" berasal dari tren fashion di Jepang, khususnya di kalangan anak muda yang suka memakai pakaian karakter tanpa harus benar-benar mendalami peran tersebut. Fenomena ini mulai berkembang seiring dengan popularitas cosplay di Jepang, tetapi lebih condong ke sisi fashion daripada seni pertunjukan.

Aku pertama kali mengetahui konsep ini saat berkunjung ke Harajuku, Tokyo. Di sana, banyak anak muda mengenakan kostum karakter anime atau game hanya untuk tampil modis, tanpa mengikuti event cosplay atau memerankan karakter tertentu. Mereka menyebutnya sebagai "cosu fashion." Itu adalah momen ketika aku sadar bahwa tidak semua orang yang memakai kostum otomatis menjadi cosplayer.

Perbedaan Utama antara Cosu dan Cosplay

Berdasarkan pengalamanku dan hasil diskusi dengan para cosplayer, ada beberapa perbedaan utama antara "cosu" dan "cosplay":

1. Fokus pada Pakaian vs. Karakter

o Cosu: Hanya menekankan pada kostum atau pakaian karakter tertentu.

o Cosplay: Selain mengenakan kostum, juga meniru gaya, suara, dan ekspresi karakter.

2. Tujuan dan Konteks Penggunaan

o Cosu: Biasanya untuk fashion sehari-hari atau sekadar seru-seruan di acara tertentu.

o Cosplay: Sering dilakukan dalam event seperti Comic Con, festival anime, atau kompetisi cosplay.

3. Tingkat Penghayatan Karakter

o Cosu: Tidak ada tuntutan untuk mendalami karakter.

o Cosplay: Menuntut penghayatan karakter agar lebih autentik.

4. Popularitas di Komunitas

o Cosu: Lebih dikenal di kalangan fashion enthusiast dan penggemar budaya Jepang secara umum.

o Cosplay: Lebih terkenal di komunitas penggemar anime, manga, dan game.

Aku juga pernah melihat teman yang suka mengenakan jaket Akatsuki dari Naruto atau kaos bertema One Piece dalam kesehariannya. Itu bisa dianggap sebagai bagian dari "cosu," karena mereka memakai elemen dari karakter tertentu tanpa bermaksud memerankan karakter tersebut.

Cosu vs. Casual Cosplay: Apakah Sama?

Ada juga yang bertanya, apakah "cosu" sama dengan "casual cosplay"? Dari yang aku pelajari, casual cosplay adalah bentuk cosplay yang lebih santai dan tidak selalu mengikuti kostum karakter secara 100%. Misalnya, mengenakan hoodie yang terinspirasi dari karakter anime tanpa menggunakan wig atau properti tambahan.

Sementara itu, "cosu" lebih luas dan tidak terbatas pada cosplay semata. Bisa saja seseorang mengenakan elemen kostum anime hanya karena suka dengan desainnya, bukan karena ingin ber-cosplay. Misalnya, ada orang yang suka memakai rok ala karakter Sailor Moon hanya karena gayanya keren.

Kesimpulan: Mana yang Cocok untuk Kamu?

Kalau kamu tipe orang yang ingin tampil keren dengan elemen anime di pakaianmu tanpa harus mendalami karakter, maka "cosu" adalah pilihan yang lebih tepat. Tapi kalau kamu ingin benar-benar merasakan pengalaman menjadi karakter favoritmu, maka cosplay adalah jalannya.

Aku sendiri merasa nyaman dengan keduanya. Kadang aku hanya ingin pakai baju bertema anime tanpa harus repot dengan makeup atau akting karakter—itulah saatnya aku memilih "cosu." Tapi di lain waktu, kalau aku datang ke event cosplay, aku akan benar-benar mendalami karakter yang aku perankan.

Jadi, mana yang lebih cocok buatmu? Apakah kamu lebih suka sekadar mengenakan kostum (cosu) atau mendalami peran sebagai karakter (cosplay)? Bagikan pendapatmu di kolom komentar! 😉


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url