Grandmaster of Demonic Cultivation Manhua: Panduan Lengkap, Sinopsis, dan Perbedaannya dengan Novel

1. Pendahuluan: Apa Itu Grandmaster of Demonic Cultivation Manhua?

Grandmaster of Demonic Cultivation Manhua Panduan Lengkap, Sinopsis, dan Perbedaannya dengan Novel

Wibuw.com - Jika kamu penggemar cerita fantasi dengan tema kultivasi, xianxia, dan elemen supranatural, maka Grandmaster of Demonic Cultivation (Mo Dao Zu Shi) adalah salah satu manhua yang wajib dibaca. Manhua ini diadaptasi dari novel populer karya Mo Xiang Tong Xiu dan telah mendapatkan banyak penggemar dari berbagai belahan dunia.  

Berbeda dengan donghua (animasi Tiongkok) dan drama live-action (The Untamed) yang juga merupakan adaptasi dari novel aslinya, versi manhua hadir dengan visual yang memukau dan gaya ilustrasi khas yang memperkaya pengalaman membaca.  

2. Asal-Usul dan Popularitas Manhua

Grandmaster of Demonic Cultivation (Mo Dao Zu Shi) awalnya adalah novel danmei (Boys' Love) yang diterbitkan secara online pada tahun 2015. Karena kepopulerannya, cerita ini kemudian mendapatkan berbagai adaptasi, termasuk donghua, drama live-action, audio drama, dan manhua.  

Versi manhua pertama kali dirilis pada tahun 2017 dengan ilustrasi oleh Luoshenhua dan diterbitkan di platform Bilibili Comics. Visualnya yang detail dan ekspresi karakternya yang hidup membuat manhua ini sangat digemari, terutama oleh mereka yang ingin menikmati cerita dengan elemen visual yang lebih kuat dibandingkan membaca novel.  

Popularitasnya tidak hanya terbatas di Tiongkok, tetapi juga mencapai komunitas internasional. Banyak penggemar yang tertarik dengan kisah kultivasi yang kompleks, hubungan antara Wei Wuxian dan Lan Wangji, serta unsur supranatural yang mendalam.  

3. Sinopsis Singkat: Perjalanan Wei Wuxian 

Kisah Grandmaster of Demonic Cultivation berpusat pada karakter utama, Wei Wuxian, seorang kultivator jenius dari Yunmeng Jiang Clan yang dikenal karena pendekatannya yang tidak konvensional dalam dunia kultivasi.  

Namun, karena menciptakan Demonic Cultivation (kultivasi iblis) dan melawan aturan tradisional, ia dianggap sebagai ancaman oleh sekte-sekte besar. Akibatnya, ia dikhianati, diburu, dan akhirnya tewas dalam perang.  

Enam belas tahun kemudian, Wei Wuxian dihidupkan kembali dalam tubuh Mo Xuanyu, seorang pria terbuang yang melakukan ritual pengorbanan untuk memanggilnya kembali. Dengan identitas baru, ia berusaha mengungkap konspirasi yang terjadi di dunia kultivasi. Dalam perjalanannya, ia bertemu kembali dengan Lan Wangji, seorang kultivator kuat dari Gusu Lan Clan yang ternyata masih menyimpan banyak perasaan terhadapnya.  

Petualangan mereka membawa banyak misteri, pertarungan epik, serta perkembangan hubungan yang mendalam di antara keduanya.  

4. Karakter Utama dalam Grandmaster of Demonic Cultivation

Setiap karakter dalam Grandmaster of Demonic Cultivation memiliki latar belakang dan kepribadian yang unik, yang membuat cerita ini semakin menarik. Berikut adalah beberapa karakter utama:  


  • Wei Wuxian (Yiling Patriarch)  

      - Jenius kultivasi yang ceria dan karismatik  

      - Mengembangkan Demonic Cultivation untuk melindungi orang-orang yang lemah  

      - Sering dianggap sebagai penjahat, tetapi memiliki hati yang baik  

  • Lan Wangji (Hanguang-jun)  

      - Salah satu kultivator terkuat dari Gusu Lan Clan  

      - Pendiam, disiplin, tetapi memiliki perasaan yang dalam terhadap Wei Wuxian  

      - Sering bertindak sebagai "pengawal diam-diam" Wei Wuxian  

  • Jiang Cheng (Sandu Shengshou)  

      - Adik angkat Wei Wuxian dan kepala Yunmeng Jiang Clan 

      - Memiliki hubungan yang rumit dengan Wei Wuxian karena perbedaan prinsip  

      - Terlihat keras dan tegas, tetapi sebenarnya masih peduli pada Wei Wuxian  

  • Wen Ning(Ghost General)  

      - Salah satu pengikut setia Wei Wuxian  

      - Dihidupkan kembali sebagai mayat hidup yang tetap memiliki kesadaran  

      - Sangat lembut dan melindungi orang-orang yang ia sayangi  

Selain mereka, ada banyak karakter menarik lainnya, seperti Jin Ling, Nie Huaisang, Lan Xichen, dan Su She, yang masing-masing memiliki peran penting dalam cerita.  

5. Gaya Seni dan Ilustrasi dalam Manhua

Salah satu daya tarik utama dari Grandmaster of Demonic Cultivation Manhua adalah gaya seni yang indah dan detailnya yang memukau. Ilustratornya, Luoshenhua, berhasil menangkap suasana misterius dan dunia kultivasi dengan sangat baik.  

Beberapa aspek visual yang menonjol dalam manhua ini meliputi:  

  • Karakter yang digambar dengan ekspresi yang mendalam
  • Latar belakang yang kaya dan atmosferik, terutama dalam adegan-adegan malam yang penuh misteri  
  • Adegan pertarungan yang dinamis dan penuh energi  
  • Penggunaan warna yang kaya dan palet warna yang sesuai dengan emosi cerita  

Meskipun beberapa penggemar merasa ada beberapa bagian cerita yang dipadatkan atau disederhanakan dibandingkan versi novel, tetapi ilustrasi dalam manhua memberikan pengalaman yang berbeda dan tetap memikat pembaca.  

6. Perbedaan Manhua vs Novel dan Donghua

Meskipun semua versi Grandmaster of Demonic Cultivation berasal dari novel asli, ada beberapa perbedaan antara manhua, novel, dan donghua.

Aspek

Novel

Manhua

Donghua

Gaya Penceritaan

Deskriptif dan detail

Visual dan dialog lebih ringkas

Adaptasi naratif dengan perubahan minor

Hubungan Wei Wuxian & Lan Wangji

BL eksplisit

Lebih banyak subteks

Hubungan lebih tersirat

Pengembangan Karakter

Sangat mendalam

Lebih ringkas, tetapi tetap kuat

Beberapa detail diubah agar lebih to the point

Visualisasi Pertarungan

Hanya berdasarkan deskripsi

Lebih ekspresif dan dramatis

Animasi epik dengan efek visual

Jika kamu ingin mendapatkan pengalaman membaca yang lebih cepat tetapi tetap memahami inti cerita, manhua bisa menjadi pilihan yang bagus. Namun, untuk cerita yang lebih lengkap dan detail, novel tetap menjadi sumber utama yang paling kaya akan narasi.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url